Rasa kangen ini menekanku. Menyiksaku dan membuat kepalaku sakit sekali. Entah kenapa,akhir-akhir ini aku selalu mengingat sebuah mall. Mungkin mall itu mengingatkanku akan sebuah kebersamaan yang telah lama terjalin. Mungkin juga karena di mall itu aku merasa nyaman, karena bersamanya. Aku belum benar-benar sanggup tersenyum ternyata. Masih saja merasa ada tekanan di hati ini, masih saja bisa menangis begitu saja secara tiba-tiba.
Sampai kapan? haruskah aku membohongi perasaanku terus-menerus, mencoba mendoktrin otak dan hatiku bahwa semua baik-baik saja. Bahwa aku tidak merasa kehilangan sedikit pun. Bahwa aku mampu tersenyum tulus. Tapi hati ini masih merasa ngilu. Ada yang mengoyaknya, sedikit demi sedikit.
Sedikit demi sedikit..
Friday, July 06, 2007
Tuesday, July 03, 2007
Manifestasi rasa bersalah
Ingin sekali membencimu, untuk hal-hal yang sudah terjadi padaku. Ingin bisa membuatmu merasakan perasaan bersalah yang amat sangat, karena hal-hal yang sudah terjadi padaku. Ingin bisa memakimu dan meneriakkan semua yang terkumpul di dada ini. Ingin bisa menunjukkan di depan matamu, apa yang sudah kamu lakukan terhadap hati ini. Tapi..tidak, aku tidak bisa. Tidak, tidak lagi aku menyia-nyiakan air mataku untukmu. Tidak, tidak lagi kuterima kata-kata basa-basi darimu.
Tersenyumkah kamu disana? bahagiakah kamu disana? mengertikah kamu bahwa disini aku belum bisa tersenyum tulus? Aku belajar keras untuk merelakan. Karena apa yang keluar dari mulutmu, kata-kata yang bertujuan untuk menenangkanku, semuanya hanyalah berjudul "basa-basi". Hanyalah kompensasi dari rasa bersalahmu yang membuatmu tidak nyaman.
Simbolisasi atas sebuah perelaan sudah kutunjukkan. Bukan karena berbesar hati, tapi hanya untuk pemuasan gengsi, ego dan hatiku. Seluruh restu dan kerelaan hati sudah kuberikan. Sudah semuanya, tak ada lagi yang tersisa di hati ini. Jangan lagi ada kata-kata basa-basi. Kamu yang tahu persis apa yang sedang aku alami, apa yang sedang aku pikirkan, apa yang sedang aku hadapi. Sudah, sudahi saja kata-kata pendukung yang manis itu.
Sudahlah..
Bila ini semua hanyalah kompensasi dari rasa bersalahmu, maka lupakan saja yang lalu. Karena kamu tidak akan mampu membalikkan kondisi ke keadaan sebelumnya. Kamu tidak akan mampu mengembalikan rasa dan lara di hatiku. Pernah ada masa dimana aku sadar sepenuhnya bila waktu ini tiba, aku akan merelakan sepenuhnya. Tanpa amarah, tanpa rasa sakit hati, tanpa keinginan untuk membalaskan rasa ini.
Tapi masa itu hanya bertahan sesaat. Sesaat sebelum kamu yang merusakkannya..
Tersenyumkah kamu disana? bahagiakah kamu disana? mengertikah kamu bahwa disini aku belum bisa tersenyum tulus? Aku belajar keras untuk merelakan. Karena apa yang keluar dari mulutmu, kata-kata yang bertujuan untuk menenangkanku, semuanya hanyalah berjudul "basa-basi". Hanyalah kompensasi dari rasa bersalahmu yang membuatmu tidak nyaman.
Simbolisasi atas sebuah perelaan sudah kutunjukkan. Bukan karena berbesar hati, tapi hanya untuk pemuasan gengsi, ego dan hatiku. Seluruh restu dan kerelaan hati sudah kuberikan. Sudah semuanya, tak ada lagi yang tersisa di hati ini. Jangan lagi ada kata-kata basa-basi. Kamu yang tahu persis apa yang sedang aku alami, apa yang sedang aku pikirkan, apa yang sedang aku hadapi. Sudah, sudahi saja kata-kata pendukung yang manis itu.
Sudahlah..
Bila ini semua hanyalah kompensasi dari rasa bersalahmu, maka lupakan saja yang lalu. Karena kamu tidak akan mampu membalikkan kondisi ke keadaan sebelumnya. Kamu tidak akan mampu mengembalikan rasa dan lara di hatiku. Pernah ada masa dimana aku sadar sepenuhnya bila waktu ini tiba, aku akan merelakan sepenuhnya. Tanpa amarah, tanpa rasa sakit hati, tanpa keinginan untuk membalaskan rasa ini.
Tapi masa itu hanya bertahan sesaat. Sesaat sebelum kamu yang merusakkannya..
Tuesday, June 26, 2007
Friend in need not friend in deed
Dari tulisan temanku, yang dikirimkan ke aku lewat email. Makasih banget,Tin. Aku bener-bener butuh dukungan kamu saat ini.
If only you know where you will go
Then I’ll let this heart as stream to flow
If only you listen to every single tear that falls
Then I’ll be the one who wipes it all
From a warm embrace, till the bitter sight
I want to pull you up if you only might
Through the dusty or the stormy day
I’ll be there to guide and lead you the way
Dreams are sparkling but deceiving
So don’t fly yourself in those empty skies
See all the hope and keep on believing
You should mend and don’t let it dies
The rain might seem so cold
But don’t close your eyes with a blindfold
The world might seem so vast
But a little bit waiting won’t make you rust
Be patient my friend
When you step you might bent
But please stand up tall then
Don’t surrender in vain
Then I’ll let this heart as stream to flow
If only you listen to every single tear that falls
Then I’ll be the one who wipes it all
From a warm embrace, till the bitter sight
I want to pull you up if you only might
Through the dusty or the stormy day
I’ll be there to guide and lead you the way
Dreams are sparkling but deceiving
So don’t fly yourself in those empty skies
See all the hope and keep on believing
You should mend and don’t let it dies
The rain might seem so cold
But don’t close your eyes with a blindfold
The world might seem so vast
But a little bit waiting won’t make you rust
Be patient my friend
When you step you might bent
But please stand up tall then
Don’t surrender in vain
Thursday, June 21, 2007
September 2005 - Juni 2007
Ternyata cara yang halus pun benar-benar menyakitkanku. Menjatuhkanku ke titik terendah, separuh semangat hidupku drop karena spirit booster yang selama ini terpasang di hatiku harus aku copot dan lepaskan. Aku belajar untuk merelakan, setiap hari sejak hari aku mengucapkan kalimat perpisahan hingga hari kemarin. Tapi tadi malam hingga pagi ini aku merasakan tanpa pegangan. Berada di atas tembok yang sangat tinggi, takut untuk melangkah karena tidak ada tangan yang menuntunku. Mataku silau, tidak bisa melihat akan seperti apa di depan sana. Aku tau, perasaan seperti ini artinya aku belum benar-benar merelakannya. Relakanlah..relakanlah.. bukankah dengan merelakan semua akan terasa lebih ringan?
Benar-benar berakhir. Kali ini benar-benar berakhir. Mengingat masa-masa lalu terasa terlalu menyakitkan. Mengingat akhir pekan kemarin yang baru saja berlalu, hanya terasa seperti kejapan mata. Hanya berlalu 2 hari, dan semuanya terputar balik. Naik ke atas tinggi dan tinggi dan kemudian jatuh terhempas.
Sungguh, sepenuh hatiku aku benar-benar ingin merelakannya. Aku benar-benar ingin melihatmu tersenyum bahagia di sisi orang lain yang memberimu kebahagiaan itu. Sungguh,aku tidak ingin menjadi bebanmu dan penghambatmu menuju kebahagiaan itu. Hanya saja aku tidak bisa pungkiri bahwa untuk sementara kenyataan ini membawaku ke keadaan chaos. Sungguh, suatu saat aku akan bisa tersenyum ketika melihatmu. Senyumku melihatmu bahagia.
Benar-benar berakhir. Kali ini benar-benar berakhir. Mengingat masa-masa lalu terasa terlalu menyakitkan. Mengingat akhir pekan kemarin yang baru saja berlalu, hanya terasa seperti kejapan mata. Hanya berlalu 2 hari, dan semuanya terputar balik. Naik ke atas tinggi dan tinggi dan kemudian jatuh terhempas.
Sungguh, sepenuh hatiku aku benar-benar ingin merelakannya. Aku benar-benar ingin melihatmu tersenyum bahagia di sisi orang lain yang memberimu kebahagiaan itu. Sungguh,aku tidak ingin menjadi bebanmu dan penghambatmu menuju kebahagiaan itu. Hanya saja aku tidak bisa pungkiri bahwa untuk sementara kenyataan ini membawaku ke keadaan chaos. Sungguh, suatu saat aku akan bisa tersenyum ketika melihatmu. Senyumku melihatmu bahagia.
no more shoulder to cry
Sepertinya dulu aku pernah memposting lirik lagu ini. Lagu yang sangat berkesan untukku, yang menjadi "soundtrack" hubunganku dulu dengan mas-ku. Dulu sering dinyanyikan mas untukku. Sekarang, masih di dalam suasana yang tidak nyaman, lagu ini tetap berkesan. Hanya aku merasa there is no more shoulder to cry for me :(
Life is full of lots of up and downs,
And when you need a shoulder to cry on,
All of the times when everything is wrong
Life is full of lots of up and downs,
And the distance feels further
When you're headed for the ground,
And there is nothing more painful
Than to let you're feelings take you down,
It's so hard to know
The way you feel inside,
When there's many thoughts
And feelings that you hide,
But you might feel better
If you let me walk with you by your side,
And when you need a shoulder to cry on,
When you need a friend to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone,
cause I'll be there,
I'll be your shoulder to cry on,
I'll be there,
I'll be a friend to rely on,
When the whole world is gone,
you won't be alone,
cause I'll be there.
All of the times when everything is wrong
And you're feeling like
There's no use going on
You can't give it up
I hope you work it out and carry on
Side by side,
With you till the end
I'll always be the one to firmly hold your hand
no matter what is said or done
our love will always continue on
Subscribe to:
Posts (Atom)