Friday, September 02, 2005

Perpisahan kita

aku merasa menjadi seorang penjahat
kupikir semua akan berjalan biasa
tanpa rasa sakit dan air mata
tapi ternyata tak semudah itu

semua sudah selesai
diawali dengan baik harus diakhiri dengan baik
aku menerima dan dia menerima
lalu kenapa harus ada air mata?

kurasa ego kami menolak
mencoba berpura-pura selama ini
mengundur detik demi detik
hingga di penghujung hari

sendirian itu tidak menyenangkan
hidup memang tidak selalu enak
sepi baru terasa setelah keramaian sirna
sendiri terasa setelah kebersamaan itu pudar

tak ada yang sia-sia
tak ada yang perlu disesali
semua hal memberi makna pada hal baru
memberi pelajaran bagi hidup ini
jadi terimalah,
terima sebagai ajaran untuk belajar hidup

No comments: